Nissan Pertimbangkan Basis Regional Mobil Elektrik Di Thailand – Nissan Jakarta Barat

Pasar mobil listrik di kawasan Asia Tenggara memang belum besar. Tapi manufaktur mulai serius dengan elektrifikasi menuju masa depan. Salah satu yang terlihat keseriusannya, Nissan. Dengan produk pionirnya, Leaf, Nissan mempertimbangkan Thailand sebagai basis pusat regional ASEAN untuk kendaraan elektriknya.

Dilansir dari pewartaan situs Paultan yang mengutip Bangkok Post, Yutaka Sanada selaku senior Vice President Nissan Asia dan Oceania mengatakan, Thailand masuk dalam kandidat untuk menjadi rumah produksi fasilitas kendaraan elektrik. Alasannya, karena manufaktur sudah berinvestasi banyak pada pabrik di Samut Prakan, Thailand, yang saat ini punya kapasitas produksi 370.000 mobil per tahun.

Selain itu, Nissan juga punya tim R&D dan proving ground yang jadi bagian dari pabrik itu. Fasilitasnya disebut dengan Nissan Technical Center South East Asia, yang merupakan fasilitas ketiga serupa yang ada di luar Jepang dan satu-satunya di Asia Tenggara.

“Kami sudah melihatnya secara keseluruhan, kendaraan elektrik belum jadi sorotan mencolok di ASEAN, tapi kami sangat percaya popularitas EV akan berakselerasi begitu orang mulai menyadari efisiensinya. Di kawasan ini (ASEAN-red), teknologi e-Power bisa menarik konsumen karena lebih terjangkau ketimbang Nissan Leaf,” ujar Yutaka Sanada. Teknologi e-Power, dinilai paling sesuai untuk peralihan atau elektrifikasi negara-negara kawasan Asia Tenggara yang masih bergantung pada bahan bakar minyak. Sanada juga menambahkan, Nissan berencana memperkenalkan model-model e-Power di Thailand dan Indonesia dalam waktu dekat.

Produk e-Power yang sudah diperkenalkan di Indonesia, Note e-Power yang punya sistem hybrid. Mesin bensin HR12DE 3-silinder 1,2 liter digunakan untuk mengisi ulang baterai sebagai penggerak utama motor elektrik. Sedang produk e-Power berikutnya yang mungkin diperkenalkan dalam waktu dekat, Nissan Serena e-Power. Mobil MPV keluarga generasi kelima itu, pernah tertangkap kamera sedang diuji di jalanan Malaysia.

Untuk EV atau mobil elektrik sepenuhnya, Nissan Leaf belum dijual di Indonesia maupun negara lain di kawasan Asia Tenggara. Menurut laporan, Nissan Leaf segera diboyong di negara tetangga, Malaysia. Bagaimana dengan Indonesia? Rasanya masih banyak yang harus dibenahi hingga Indonesia siap menyambut mobil sepenuhnya elektrik.

SUMBER : oto.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *