Menjaga Kelestarian GT-R seri R33 dan R34, Ini yang Dilakukan Nissan

Menjaga Kelestarian GT-R seri R33 dan R34, Ini yang Dilakukan NissanMenjaga Kelestarian GT-R seri R33 dan R34, Ini yang Dilakukan Nissan

Nissan memiliki cara untuk melestarikan mobil sport legendarisnya, yakni GT-R seri R33 dan R34. Cara yang dilakukan pabrikan asal Jepang itu adalah dengan menjamin ketersediaan spare part tetap terjaga.

Melalui NISMO Heritage Parts Program, sekitar 160 komponen tersedia mencakup bagian mekanikal, elektrikal sampai panel bodi. Sebenarnya, program semacam ini pernah berjalan tahun lalu. Saat itu dikhususkan bagi GT-R R32 dengan membuat lagi 80 komponen anyar.

Agar terealisasi, Nissan memanfaatkan betul anak perusahaannya: Nissan Motorsports International Co. dan Autech Japan, Inc. Tujuan utamanya, mendukung kepemilikan mobil performa tinggi dari Nissan yang produksinya sudah lama berhenti. Program R32 mendapat sambutan sangat positif. Dan banyak permintaan untuk tambahan onderdil serta model lain.

Maka berlanjutlah membuatkan parts model Skyline GT-R yang lebih muda, R33 dan R34. Peluncuran program ini bakal dilaksanakan di NISMO Festival. Contoh onderdil yang dibuat, dipajang beserta daftar lengkap komponen tersedia.

Total 160 unit onderdil dibuat tergolong lengkap untuk mobil yang sudah pensiun 20 tahun lalu. Tidak hanya komponen besar, misal panel bodi dan interior, detil kecil untuk mesin, transmisi dan kelistrikan juga disediakan. Untuk R32 juga mendapat tambahan jenis onderdil. Selain bagian-bagian terpenting, komponen yang sulit dicari seperti tombol power window sampai regulatornya juga ada.

Tak salah Nissan membuat program semacam ini. Apalagi untuk GT-R lawas yang eksistensinya begitu digemari hingga sekarang. Era 90an memang masa keemasan mobil sport Jepang. GT-R R32 memelopori generasi Skyline dengan penggerak empat roda (AWD). Kiprahnya tidak sebatas merajai jalanan umum. Trek balap pun menjadi saksi kehebatannya.

Bagian paling disukai tak lain mesin RB26DETT 6-inline 2,6-liter twin-turbo. Dalam kondisi standar menghasilkan tenaga 280 PS (276 hp) dengan torsi 353 Nm. Mesin yang melegenda, terkenal dengan ketangguhan dan kemampuannya. Mudah dituning dan ditingkatkan lagi dayanya hingga batasan tak masuk akal. Pantas diakui sebagai salah satu mesin JDM performa tinggi terbaik sampai saat ini. Penggunaan mesin ini terus berlanjut sampai GT-R R34.

Tentunya NISMO Heritage Parts Program menjadi kabar gembira bagi pemiliki GT-R R32, R33 dan R34. Masukan dan aspirasi penggemarnya tampak sekali dipenuhi oleh Nissan. Seharusnya tidak menutup kemungkinan untuk mobil sport lawas Nissan lain yang tak kalah populer. Seperti Silvia, Z Series dan Fairlady.

SUMBERĀ  : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *