5 Pengecekan Mobil Singkat Sebelum Mudik

5 Pengecekan Mobil Singkat Sebelum Mudik5 Pengecekan Mobil Singkat Sebelum Mudik

Libur lebaran tiba. Saatnya mudik ke kampung halaman. Mobil sudah diservis di bengkel resmi. Barang-barang rapih tersimpan di dalam bagasi. Kondisi badan juga bugar. Seluruh anggota keluarga pun siap naik ke mobil. Apalagi ya yang harus dicek sebelum berangkat?

Nah, sebelum mudik, ada beberapa bagian pada kendaraan Anda yang wajib dicek kondisinya. Pemeriksaan ini bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah dan singkat. Apa saja?

1. Air Radiator

Cek posisi air radiator di reservoir sampai batas yang direkomendasi. Biasanya, ada batas level minimal dan maksimal di reservoir air radiator. Air radiator penting, berfungsi mendinginkan mesin. Bila habis dan Anda lupa mengisinya sebelum mudik, mesin bisa kepanasan (overheat). Risikonya besar, bisa sampai turun mesin. Kalau tidak, bisa saja ada komponen lain di ruang mesin yang malah jadi rusak lantaran temperatur ruang mesin yang terlalu tinggi. Misal, tali kipas jadi getas atau selang radiator malah retak atau menggelembung. Kalau sudah begini, perjalanan Anda pasti terganggu bukan?

2. Ban

Periksa kondisi keempat ban. Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi yang ada di plat dekat pintu pengemudi. Di sana ada rekomendasi tekanan angin sesuai dengan berapa orang yang turut serta di perjalanan. Pastikan ban tidak kempes. Meski ban terlihat kencang, cek lagi seksama! Jangan-jangan ada paku yang menancap. Maklum ban tubeless sekarang tak langsung kempes saat tertusuk paku. Mungkin masih aman dipakai beberapa kilometer. Tapi kalau di perjalanan jauh seperti mudik, mungkin lebih aman kalau dibawa ke tukang tambal ban.

Jangan lupa juga kondisi ban cadangan! Anda tentu tak ingin kan, salah satu ban pecah di tengah jalan. Lalu saat ingin menggantinya dengan ban cadangan, ternyata ban cadangan kempes tak ada tekanan anginnya.

3. Lampu

Kalau Anda berangkat mudik di malam hari, sudah tentu lampu otomatis Anda nyalakan. Tapi kalau Anda berangkat di siang hari, kecil kemungkinan lampu kendaraan dicek. Pastikan kedua lampu utama menyala sempurna. Bukan hanya berfungsi sebagai visibilitas penerangan di malam hari, lampu juga menjadi isyarat bagi pengguna jalan lain dari arah berlawanan. Misal, satu lampu depan Anda mati. Bisa saja pengemudi mobil dari arah berlawanan mengira itu sepeda motor.

Cek juga lampu indikator di belakang! Pastikan lampu rem menyala saat Anda menginjak pedal rem. Ini krusial, terutama di jalan tol atau kemacetan. Tujuannya memperingatkan pengemudi di belakang untuk ikut memperlambat laju kendaraannya karena Anda sedang melakukan pengereman. Begitupun dengan lampu sein dan lampu mundur. Semuanya wajib dalam kondisi menyala.

4. Wiper

uaca sulit diprediksi, bisa saja sewaktu berkendara tiba-tiba hujan sangat lebat turun. Betapa sulitnya berkendara di kondisi hujan lebat seperti itu. Makanya pastikan wiper berfungsi sempurna menyeka air hujan yang jatuh di kaca depan. Karet wiper harus dalam keadaan bagus. Coba saja dulu sebelum berangkat. Kalau saat digunakan menyeka air namun masih ada air yang tersisa di bekas sapuannya, berarti kondisi wiper sudah tidak layak. Sebaiknya ganti dengan yang baru! Karena di malam hari dengan penerangan yang minim seperti di tol fungsional yang sekarang banyak digunakan pemudik, pasti visibilitas semakin buruk saat hujan.

5. Surat & P3K

Terakhir, pastikan surat kendaraan dibawa! Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) harus sesuai kendaraan yang dipakai. Pastikan tidak tertukar dengan kendaraan Anda yang lain kalau Anda punya lebih dari satu kendaraan. Jangan lupa juga SIM (Surat Izin Mengemudi). Begitupun dengan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) harus ada di dalam mobil. Kotak ini menjadi pertolongan pertama jika ada anggota keluarga Anda terjadi kejadian yang tak diharapkan.

Lima pengecekan singkat di atas, dilakukan sebelum perjalanan. Tentunya setelah Anda melakukan pengecekan kendaraan yang menyeluruh di bengkel mobil. Selamat jalan dan hati-hati selama berkendara!

SUMBERĀ  : oto.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *